smart city, google, kota masa depan, kota pintar, toronto, internet, teknologi urban, masyarakat urban, Sidewalks Labs, Internet of things, Alphabet, Waterfront Toronto

Hal yang menarik yang dikutip dari BBC mengenai akan adanya proyek membuat smart city di Toronto. Seperti yang diketahui masyarakat pada umumnya Smart City atau Kota cerdas adalah sebuah bentuk pembangungan kota yang mengintegrasikan antara teknologi informasi dengan tekonologi komunikasi (ICT) dan Internet of things (IoT) dengan cara yang aman dengan tujuan untuk mengolala aset kota. Konsep smart city ini digalakan disetiap kota di dunia dan dalam bahasan kita kali ini, kita akan membahas pengembangan konsep Smart City di Toronto. Uniknya pengembangan kota ini akan menjadi tanggung jawab Google. Sebetulnya bukan google secara langsung yang akan menanganinya akan tetapi melalui Sidewalks Labs, sebuah anak perusahaan milik Alphabet, induk dari Google. Kota ini nantinya akan menjadi model bagi kota-kota lainnya di Dunia. Hal ini menjadi kontroversial ketika sebuah kota besar bekerjasama dengan perusahaan besar untuk membuat rencana ini menjadi kenyataan.

Wacana Smart City untuk Toronto

Sidewalks Labs berjanji akan mengubah area tepi laut yang tidak digunakan menjadi sebuah kota metropolis mini yang ramai. Segalanya akan dibuat menggunakan basis internet. Belum diketahui secara pasti kapan kota ini akan dibangun. Seperti yang dikatakan Dan Doctorof kepada BBC, proyek Smart City ini fokus pada menciptakan lingkungan yang aman, sehat, lebih nyaman dan yang paling penting adalah lebih menyenangkan untuk ditinggali. Area tersebut juga akan dilengkapi dengan sensor-sensor yang dipasang untuk mendapatkan data-data dari lalu lintas kendaraan, kualitas udara dan memonitori limbah serta arus listrik. Data-data ini nantinya diharapkan agar pemerintah lebih aware terhadap keadaan lingkungan yang tentunya bisa digunakan sebagai variabel penentu keputusan.

Masyarakat diharapkan untuk berjalan atau menggunakan sepeda

Sidewalk melakukan kerjasama dengan Waterfront Toronto, sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk merevitalisasi wilayah disekitar pelabuhan kota. Mulanya didalam kesepakatan, Sidewalks mendapatakan wilayah sekitar 12 acre, akan tetapi Sidewalk menginginkan seluruh area yang berkisar 325 acre. Masih muncul pertanyaan apakah proyek yang dilakukan oleh Sidewalk ini adalah sebuah proyek real-estate ataukan proyek teknologi, Hal ini yang menjadi keraguan masyarakat di sekitar Toronto.

Ide Gila Sidewalks Labs

Ada beberapa Ide gila yang akan diterapkan dikota ini.

  • Penggunaan mobil yang bisa otomatis jalan – Digerakkan dengan Aplikasi yang nantinya digadang menjadi tulang punggung sistem transportasi
  • Re-imaginasi bentuk bangunan yang dikenal dengan istilah “The Loft” – Sebuah konsep bangunan yang kokoh akan tetapi bisa diatur secara fleksibel berdasarkan bentuk dan kegunaannya.

Pengatur Cuaca – hal ini akan mendorong masyarakat yang tinggal untuk membuat banyak area diluar ruangan atau taman kota – Plastik kanopi yang bisa dibentangkan untuk melindungi orang yang kehujanan, jalan sependa yang bisa mencairkan salju.

Penggunaan robot untuk membuang sampah dan mengirim paket

Tentu saja konsep ini tidak lepas dari usaha eco-friendly, memotong penggunaan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan. Masih banyak yang harus debenahi akan tetapi Skylabs yakin bahwa dengan penggabungan perusahaan inovasi perkotaan dengan enginer dari google dengan pemimpin pemerintah maka usaha membentuk Smart City yang dibayangkan oleh Skylabs bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan. Beberapa kota yang sudah menggunakan konsep smart city seperti Masdar dan Songdo di Korea Selatan pun sudah dijadikan bahan referensi. Satu hal yang pasti bahwa Smart City itu harus dapat tumbuh secara alami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here