8 Game Tradisional Yang Perlu Kamu Tahu

0
7
views
permainan tradisional indonesia, permainan tradisional jawa, permainan kelereng, contoh-contoh permainan tradisional, 8 game tradisional indonesia, wonderfull indonesia

di era modern seperti sekarang ini, sebagian besar masyarakat terikat dengan gadget mereka. Teknologi yang semakin berkembang semakin membuat masyarakat meninggalkan kebudayaan analog dan mulai beralih kepada kebudayaan digital. Mulai dari percakapan sehari-hari, menonton film, bekerja, bahkan bermain-pun sudah dengan mudah kita lakukan melalui gadget kita masing-masing.

Perlu kamu tahu, perpindahan manusia ke era digital baru terjadi selama beberapa dekade saja, namun demikian, banyak generasi muda yang sudah tidak mengenal beberapa hal yang dulu masih sering dilakukan oleh generasi sebelumnya. Seperti yang akan kami bahas sekarang, yaitu tentang permainan tradisional yang mulai ditinggalkan dan perlu kamu tahu.

  • Jamuran

Permainan ini biasanya dimainkan oleh 4-12 orang anak di waktu sore atau saat bulan purnama. Tidak memerlukan peralatan khusus, hanya membutuhkan ruang yang luas dan bisa dimainkan oleh siapa saja. Secara umum, cara bermainnya sangat sederhana. Satu anak berada ditengah dan yang lainnya berjalan mengelilinginya sambil menyanyikan tembang dolanan. Saat lagu berakhir, anak yang ditengah akan mengatakan suatu benda dan meminta anak-anak yang lain untuk membuat gerakan tubuh/menirukan bentuk yang sesuai dengan benda itu. Contohnya, saat si anak yang berada ditengah mengatakan “meja” maka anak-anak yang lain harus berubah menjadi meja sesuai dengan kreativitas masing-masing. Jika salah satu anak tidak bisa, maka ia yang akan berada ditengah dan permainan berlanjut kembali.

Jamuran sangat bagus untuk melatih kreativitas dan imajinasi anak-anak. Terlebih lagi permainan ini bisa menciptakan kedekatan dan kekompakan mereka.

  • Engklek

Engklek atau Suda Manda, Ingklik, dende, dampu adalah permainan tradisional yang biasa dilakukan oleh anak perempuan berjumlah 4-6 orang. Cara bermainnya sangat mudah. dengan berbekal “gacuk”, si-anak akan melempar ke dalam salah satu petak yang telah digambar dan melompat dengan satu kaki mengelilingi petak-petak yang ada tanpa boleh menginjak petak yang ada “gacuk”-nya. Bagi yang sudah menyelesaikan satu putaran terlebih dahulu, si-anak bisa menetapkan satu petak sebagai sawah yang boleh diinjak dengan dua kaki.

permainan ini bagus untuk melatih ketangkasan dan keseimbangan tubuh karena tidak mudah untuk melompat menggunakan satu kaki terlebih lagi jika harus melompati satu petak yang ada “gacuk”nya.

  • Congklak

Congklak merupakan permainan tradisional yang membutuhkan dua orang pemain. Permainan ini membutuhkan papan congklak yang berisi 14 buah lubang kecil dan 2 buah lubang besar dan menggunakan cangkang kerang, biji-bijian atau batu kecil sebagai isinya.

Pada awal permainan, setiap lubang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Para pemain saling duduk berhadapan, salah satu dari mereka akan memulai permainan dengan memilih lubang yang akan diambil dan bergerak berlawanan arah jarum jam sambil meninggalkan satu buah biji ketiap lubang yang dilewati.

Bila biji habis di lubang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bila habis di lubang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lubang kecil di sisinya. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lubang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.

Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat diambil (seluruh biji ada di lubang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak. Permainan ini bagus untuk melatih strategi.

  • Gasing

Gasing atau gangsing merupakan permainan tertua yang ditemukan di situs arkeologi. Pada umumnya gasing dibuat dari kayu yang diukir dan tali yang biasa digunakan menggunakan benang nilon atau kulit kayu yang panjangnya disesuaikan dengan lengan pemain. Gerakan gasing menggunakan efek giroskopik yang lama kelamaan akan kehilangan momentum hingga jatuh ke tanah.

permainan ini bagus untuk menguji ketangkasan dan kecermatan pemain agar gasing dapat berputar lebih lama di atas tanah.

  • Gobak Sodor

Gobak sodor atau Galah asin merupakan permainan yang terdiri dari 2 buah grup yang masing-masing berisi 3-5 orang anggota. dalam satu permainan, satu grup akan menjaga garis agar tidak bisa dilewati dan grup yang lain harus bisa menyeberang dari satu sisi ke sisi lain kemudian kembali lagi ke titik awal namun jangan sampai tertangkap oleh grup musuh.

Permainan ini membutuhkan lapangan segi empat yang dibagi menjadi 6 bagian. Grup pertahanan hanya boleh berlari disepanjang garis yang dibentuk (bisa bergerak secara vertikal atau horizontal).

Permainan ini bagus untuk melatih kekompakan peserta dan komunikasi yang baik antar anggota grup.

  • Lompat Tali

Permainan ini membutuhkan sekurang-kurangnya 4 orang pemain karena 2 orang berperan sebagai pemegang tali berdiri berhadapan dan 2 orang lainnya akan melompati tali tersebut. Permainan ini memiliki beragam level kesulitan, mulai dari yang termudah yaitu tali setinggi lutut hingga level tersulit yaitu tali setinggi tangan terangkat lurus ke atas.

Permainan ini sangat serdehana tapi membutuhkan ketangkasan dan keberanian untuk bisa melewati rintangan tali. Bahkan permainan ini bisa dijadikan olahraga untuk memperkuat jantung dan membakar kalori, bisa dimainkan oleh perorangan dengan cara satu tangan memegang ujung tali dan tangan satunya memegang ujung tali yang lain lalu melompat tanpa menginjak tali.

  • Gundu/Kelereng

Gundu atau kelereng biasanya terbuat dari tanah liat, marmer atau kaca berukuran bulat kecil berdiameter 1,25cm. cara bermain kelereng sangat sederhana. Sejumlah kelereng dikumpulkan di suatu tempat kemudian setiap pemain menyiapkan satu buah kelereng yang digunakan sebagai senjata. Dengan jarak tertentu, kelereng senjata di arahkan ke kumpulan kelereng yang sudah dikumpulkan, jika berhasil mengenai kumpulan kelereng, maka kelereng-kelereng akan menjadi miliknya.

Permainan ini bagus untuk menguji ketangkasan dan melatih konsentrasi karena tidak mudah mengarahkan satu butir kelereng agar bisa menggelinding tepat mengenai sasaran.

  • Bekelan

Bekelan merupakan permainan yang dikenal sejak lama yang bahkan asalnya menggunakan tulang binatang. Pada masa sekarang, Bekelan biasanya menggunakan bekel yang tebuat dari logam kuningan. Permainan ini membutuhkan satu buah bola bekel berukuran bola pingpong yang terbuat dari karet dan 5-10 buah bekel.

Cara bermain cukup sederhana, dalam satu tangan kita menggenggam bekel dan melemparkan bola bekel ke atas, sebelum bola menyentuh tanah, bekel di sebar ke permukaan. Saat bola memantul pertama, kita tangkap bola itu lalu melemparkan ke udara, sebelum mencapai tanah, kita ambil bekel satu per satu tanpa saling menyentuh bekel. Permainan dianggap kalah jika bola sudah mencapai tanah namun bekel belum terambil semua atau tangan pemain menyenggol bekel yang belum terambil. Setleah bekel diambil satu per satu, maka permainan dimulai lagi namun bekel diambil dua per dua dan seterusnya hingga kita mengambil 10 bekel dalam satu kali ayunan.

Permainan ini sangat bagus untuk melatih konsentrasi dan ketangkasan tangan serta ketelitian.

Nah demikian rangkuman beberapa game tradisional yang perlu kamu tahu. Meskipun permainan ini sudah jarang sekali kita mainkan, permainan ini sebenarnya mengajarkan banyak hal kepada kita. Selain membuat semua orang berkumpul, permainan-permainan ini juga mengajak kita untuk mengolah tubuh, agar selalu bergerak. Melatih ketangkasan, melatih kerjasama dan komunikasi yang baik. Tidak ada salahnya kita sebagai generasi muda melestarikan kembali permainan-permainan ini karena ini merupakan bagian dari warisan budaya yang sangat sayang jika punah begitu saja mengingat banyak manfaat yang didapatkan selain tidak membutuhkan biaya yang banyak jika dibandingkan dengan permainan gadget yang sebagian besar membuat kita malah bergerak, menjauhkan dari komunikasi dengan sesama dan juga kadang kita harus mengeluarkan sejumlah biaya yang tidak sedikit seperti yang pernah kita singgung pada artikel ini.

Terimakasih teman-teman, jika ada permainan-permainan tradisional yang lain, boleh lho ditambahkan di kolom komentar.

Salam Gamer

Ciao!!!

Previous article7 Game Gratis Balapan Android 2018
Pecinta games dan toys, belajar untuk menjadi toy photografer handal. Namanya juga masih belajar jadi masih banyak salah-salah ya.
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here